Catatan Harian: Karena Semua Tak Harus Baik-Baik Saja
Saat aku menelusuri folder foto-foto lama, disana pula ku merasa ingatanku tenggelam. Masih segar di kepala, saat itu ada jerawat merah yang menghiasi wajahku. Di semua foto, ku lihat diriku tersenyum cerah. Namun, kembali ku ingat bahwa hari itu adalah masa-masa yang berat dalam hidupku. Aku masih tenggelam dalam kesedihan dan kehilangan. Hatiku masih saja hancur dan aku belum menemukan jalan keluar dan kedamaian dalam diri. Ku acuhkan semuanya, ku anggap diriku baik-baik saja. Namun kawan, percayalah bahwa aku sebenarnya tidak. Perlahan jariku berpindah ke album foto masa kini. Ku terlihat lelah, senyumku tak secerah biasanya, namun disana ku menemukan sedikit perdamaian. Mulai menerima dan belajar untuk memahami bahwa jujur dengan diri sendiri adalah yang utama. Jerawat yang dulu menghiasi wajahku kini sudah memudar, menunjukkan bahwa kualitas hidupku semakin meningkat. Sebenarnya bukan kualitas hidup, tetapi lebih ke kedamaian hati. Perlahan, ku mulai mengerti apa yang ku inginkan dan harus ku lakukan.
Hari ini aku menyadari bahwa
semua orang pernah tidak baik-baik saja. Harus ku terima bahwa hidup adalah
tentang menjalani dan menerima. Tak kusangka ternyata sejauh ini sudah aku
melangkah dan bertahan. Terima kasih sudah berjuang sejauh ini. Dan untukmu, yang sedang tidak baik-baik saja, akuilah. Tak masalah untuk jujur pada
dirimu sendiri. Karena semua tak harus baik-baik saja. Semangat! Kamu pasti
bisa. Kamu cantik, kamu tampan, kamu baik, kamu luar biasa! Ayo semangat! Sedikit
lagi akan terlihat akhirnya. Bahagia itu akan kau temukan. Percayalah pada
dirimu, karena kamu sudah berjalan sejauh ini, dan tentu saja tujuanmu sudah mendekat. Perjalanan ini akan membuahkan hasil yang nantinya bisa kau panen di
kemudian hari. Semangat!
Komentar
Posting Komentar