Rumit

Semakin ke belakang, semua semakin rumit saja
Mencoba memperbaiki, malah disakiti
Mencoba memberi, malah dihianati
Bagai memeluk pohon kaktus
semakin dirangkul, semakin menyakitkan

Bukan hanya aku 
Tapi dia, dan mereka
Kami telah berusaha
Namun apa daya
Kami terlalu hina

Siapalah aku yang harus didengar
Siapalah dia yang harus dipertimbangkan
Siapalah mereka yang pantas berbicara
Kami bukan siapa-siapa
Hanya cicitan yang menginginkan perubahan

Karena peduli kami diam
Karena cinta kami menyerah
Karena memiliki kami melepaskan
Terlalu kecil
Kami tak berdaya

Kami hanya bisa berbisik
Berharap untuk didengar
Berdoa agar dilihat
Bersujud untuk dipertimbangkan
Semua kami hadapi, demi cinta yang rumit ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KATA YANG TAK SAMPAI

Yang Telah Meninggalkan Kami

Kisah yang Tak Sempurna