Pasrah, Ikhlas, dan Jalani
Umurku 23 tahun. Dibilang tua tidak, remaja tanggung juga bukan. Apakah saya sudah stabil? Pertanyaan yang sulit dijawab, mengingat kestabilan dari segi mana yang ditanyakan. Satu hal yang pasti, secara keseluruhan, saya belum stabil. Berjiwa muda, banyak hal yang sekiranya saya pikirkan dan inginkan. Kebutuhan pun memiliki daftar yang masih panjang. Hal ini terkadang membuat saya berpikir berlebihan. Kadang terlalu jauh hingga kepala pusing sendiri. Belum lagi rasa cemas akan masa depan, karir, dan pilihan yang akan datang. Ketika semua pikiran ini datang menjadi satu, habislah. Pusing tujuh keliling. Kemarin muncul pemikiran tentang tujuan hidup. Mimpi, ambisi, dan masa depan. Sekilas, tidak terasa beban. Namun, ketika dipikirkan dengan dalam dan serius, kembali pikiran-pikiran ini menggerogoti kesadaran. Jika sudah begitu, maka hanya ada satu pilihan yang harus diambil: Pasrahkan, Ikhlaskan, dan Jalani. 3 paket lengkap yang tak bisa dipisahkan. Bukan berarti diam tanpa usaha, na...