Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

Pasrah, Ikhlas, dan Jalani

Umurku 23 tahun. Dibilang tua tidak, remaja tanggung juga bukan. Apakah saya sudah stabil? Pertanyaan yang sulit dijawab, mengingat kestabilan dari segi mana yang ditanyakan. Satu hal yang pasti, secara keseluruhan, saya belum stabil. Berjiwa muda, banyak hal yang sekiranya saya pikirkan dan inginkan. Kebutuhan pun memiliki daftar yang masih panjang. Hal ini terkadang membuat saya berpikir berlebihan. Kadang terlalu jauh hingga kepala pusing sendiri. Belum lagi rasa cemas akan masa depan, karir, dan pilihan yang akan datang. Ketika semua pikiran ini datang menjadi satu, habislah. Pusing tujuh keliling. Kemarin muncul pemikiran tentang tujuan hidup. Mimpi, ambisi, dan masa depan. Sekilas, tidak terasa beban. Namun, ketika dipikirkan dengan dalam dan serius, kembali pikiran-pikiran ini menggerogoti kesadaran. Jika sudah begitu, maka hanya ada satu pilihan yang harus diambil: Pasrahkan, Ikhlaskan, dan Jalani. 3 paket lengkap yang tak bisa dipisahkan. Bukan berarti diam tanpa usaha, na...

Memahami kata “Istirahat”

Sering kali kita tak sadar bahwa sebenarnya hidup di dunia ini sangat terbatas. Sebagai manusia, kuasa kita hanyalah beberapa. Kendali yang sebenarnya dimiliki oleh Sang Waktu. Ia yang kekal dan tak terbatas. Setelah manusia menyadari bahwa waktu yang mereka miliki tidaklah cukup, berbagai kekhawatiran pun mulai muncul. Keluarga, karir dan kebahagiaan - manusia akan mulai berlomba dengan waktu, mengejar itu semua hingga mereka melupakan satu hal yang penting: istirahat. Istirahat yang ku maksud bukanlah tentang seberapa lama kita memejamkan mata ataupun berguling di atas ranjang, tetapi lebih dari itu. Istirahat yang mengindikasikan bahwa kita sepenuhnya sadar akan keberadaan diri kita pada suatu momen. Menyerap semua energi, kenangan, suara, serta visual yang mampu memuaskan kelima panca indera. Menikmati keberadaan diri sendiri pada suatu tempat di waktu itu juga. Menyadari bahwa selama ini ternyata kita berlari dan berlomba tanpa lelah, paham bahwa sebenarnya kita butuh diam sejen...